Senin, 21 Desember 2020

Review Jurnal "Kajian Valuasi Ekonomi Hutan Mangrove Di Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang"

Judul Jurnal                 :  Kajian Valuasi Ekonomi Hutan Mangrove Di Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang

Nama Jurnal                : Journal Of Marine Research

Volume dan Nomor    : Volume 2 Nomor 2

Tahun Penerbitan        :  2012

Penulis                         :  Aurora Hanifa, Rudhi Pribadi, Nirwani

Reviewer (NIM)         : Maria Elfani Sitorus (181201073)

Tanggal                       :  21 Desember 2020

Pendahuluan

Desa Pasar Banggi berada di Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang dan memiliki hutan mangrove buatan atau hasil restorasi. Hutan mangrove di Rembang, khususnya di Desa Pasar Banggi merupakan hutan mangrove yang relatif cukup baik untuk ukuran Pantai Utara Jawa dan sering dijadikan acuan untuk wilayah Jawa Tengah, terbukti dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan di Desa Pasar Banggi. Kerusakan mangrove di Indonesia sudah mencapai 70%, hal tersebut terjadi karena kurangnya pemahaman mengenai pentingnya fungsi dan manfaat mangrove secara ekonomi dan untuk lebih menghargai ekosistem mangrove. Walaupun demikian, masyarakat lokal masih melakukan pemanfaatan berlebihan dan melakukan pengerusakan. Untuk mengatasinya perlu dilakukan penilaian (valuasi) ekonomi terhadap besarnya manfaat dan fungsi, khususnya manfaat mangrove secara langsung sebagai instrument untuk menunjang keberhasilan informasi yang di dapat. Dengan mengetahui nilai hutan mangrove maka, masyarakat tidak akan melakukan pengerusakan terhadap hutan mangrove.

Materi

Materi yang digunakan terdiri dari hasil pengamatan langsung di lapangan, data-data terkait yang bersumber dari Instansi Pemerintah Daerah dan kuisioner wawancara yang di bagikan kepada masyarakat di Desa Pasar Banggi, Pemerintah Daerah, serta pustaka yang berhubungan dengan valuasi ekonomi.

Metode Penelitian

Lokasi penelitian ditentukan dengan mempertimbangkan Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang sebagai salah satu hutan hasil restorasi yang dinilai cukup berhasil. Penelitian dilakukan setelah dilakukan pengambilan sampel, Metode penentuan sampel menggunakan metode sampling purposive. Data penelitian di bagi menjadi dua jenis yaitu data primer dan data sekunder. Aplikasi pendekatan ekonomi yang digunakan tidak terlepas dari konsep penilaian ekonomi total (total economic valuation), karena pada penelitian ini yang dicari adalah nilai manfaat secara langsung maka, konsep yang digunakan juga konsep pendekatan ekonomi secara langsung yaitu, manfaat dan fungsi yang mendukung hasil interpretasi nilai manfaat langsung. Data-data yang diperoleh pada saat penelitian selanjutnya diinterpretasi dan diidentifikasi hasilnya secara deskriptif.

Hasil dan Pembahasan

Penduduk Desa Pasar Banggi berjumlah 2.952 jiwa, jumlah Kepala Keluarga sebanyak 735 jiwa dengan wilayah 60.00 ha. Sebagian besar penduduk hanya memiliki pengetahuan mengenai manfaat dan fungsi hutan mangrove sebatas informasi yang di dengar dari orang–orang sebelum mereka. Sebagian besar masyarakat Desa Pasar Banggi berpendapat bahwa hutan mangrove memiliki manfaat yang besar namun, tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa hutan mangrove tidak memiliki manfaat sama sekali.

            Identifikasi manfaat dan fungsi ekosistem hutan mangrove di Desa Pasar Banggi, pada saat ini dikelompokkan ke dalam 4 (empat) kategori manfaat, yaitu: manfaat langsung, manfaat tidak langsung, manfaat pilihan, dan manfaat eksistensi. Manfaat langsung terdiri dari, tambak bandeng alami dan pakan, tambak garam, penjualan bibit mangrove jenis Rhizophora sp. dan Avicennia sp., serta penangkapan ikan, tiram dan kepiting. Manfaat tidak langsung ialah penahan ombak,pencegah intrusi dengan menggunakan asumsi pembuatan breakwater. Nilai manfaat tidak langsung di dapat sebesar Rp.18.717.774.250.- /thn.

Nilai total dari manfaat biodiversity ini didapat dengan cara mengalikan nilai manfaatnya yaitu, US$15/ha/thn dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yaitu Rp.9200 (pada 15 Oktober 2012), sehingga didapat nilai sebesar Rp.138.000. Hasil tersebut dikalikan dengan luas total dari ekosistem hutan mangrove yang ada saat ini yaitu seluas 14,88 ha. Dengan demikian nilai total dari manfaat biodiversity pada hutan mengrove di Desa Pasar Banggi sebesar Rp. 2.053.440/thn. Manfaat eksistensi berupa manfaat keberadaan habitat mangrove. Nilai total dari manfaat biodiversity ini didapat dengan cara mengalikan nilai manfaatnya yaitu, US$2516 per ha per tahun dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yaitu Rp.9200 (pada 15 Oktober 2010), sehingga didapat nilai sebesar Rp.23.147.200/ha/thn. Hasil tersebut dikalikan dengan luas total dari ekosistem hutan mangrove yang ada saat ini yaitu seluas 14,88 ha. Dengan demikian nilai total dari manfaat biodiversity pada hutan mengrove di Desa Pasar Banggi sebesar Rp.1.368.960/thn.

Barbier (1989) mengelompokan karakteristik manfaat hutan mangrove menjadi tiga kategori yaitu : tinggi, sedang dan rendah. kriteria perangkingan berdasarkan pada sumberdaya hutan mangrove, fungsi dan hubungannya dengan pengaruh dari manfaat yang ada Bila di bandingkan antara dua lokasi yang mengadaptasi sistem rangking Barbier (1989) dengan hutan mangrove di Desa Pasar Banggi maka, ranking hutan mangrovenya sama yaitu, nilai tertinggi berada pada nilai manfaat secara langsung, kemudian nilai sedang pada manfaat tidak langsung dan nilai rendah adalah manfaat keanekaragaman dan keberadaan.

Kesimpulan

Hasil identifikasi Hutan Mangrove di Desa Pasar Banggi terdiri dari empat komponen yaitu, Manfaat Langsung berupa Tambak Bandeng, Tambak Garam, Bibit Mangrove, Penangkapan Ikan, Tiram dan Kepiting, Manfaat Tidak Langsung berupa penahan Abrasi, Manfaat Pilihan berupa manfaat keanekaragaman hayati dan Manfaat eksistensi berupa keberadaan habitat. Asumsi pembuatan breakwater adalah manfaat yang paling besar.

Kelebihan

Pengambilan data penelitian dilakukan dalam 2 data yaitu data primer dan sekunder sehingga semua data yang terkait dapat dijelaskan secara deskriptif kepada pembaca karena memuat segala informasi yang dibutuhkan oleh pembaca.

Kelemahan

Tidak menjabarkan analisis data dengan cukup jelas, sehingga pembaca harus memahami sendiri penjelasan dalam jurnal penelitian dan juga tidak ada penjabaran secara deskriptif untuk nilai manfaat total hutan mangrove.

Jumat, 14 Juni 2019

Wirausaha Online "TOKOPEDIA" Marketplace

WIRAUSAHA ONLINE “TOKOPEDIA” MARKETPLACE

Dosen Penanggung Jawab:
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si
Oleh:
Maria Sitorus
181201073
HUT 2 A















PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2019





KATA PENGANTAR
Puji serta syukur penulis sampaikan kepada Tuhan yang Maha Esa sebab oleh karena berkat dan rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan penulisan paper ini dengan baik dan tepat waktu. Paper yang berjudul “Wirausaha Online TOKOPEDIA Marketplace” ini merupakan salah satu tugas dari mata kuliah kewirausahaan Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara, Medan.
Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada dosen mata kuliah Kewirausahaan, Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan penulisan paper ini dan telah memberi materi kuliah yang sungguh bermanfaat kepada penulis.
Penulis menyadari bahwa paper ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan saran maupun kritik yang cukup membangun agar dapat menyelesaikan paper yang lebih baik lagi kedepannya. Sekian dari penulis. Semoga paper ini dapat bermanfaat dan menjadi sumber informasi bagi pihak-pihak yang membutuhkan.
                                      
                                 
                                                                                              Medan, 14 Juni 2019
    
  Penulis







  
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Marketplace online adalah salah satu situs perdagangan elektronik (E-Commerce) sebagai wadah yang menampung informasi-informasi mengenai suatu produk atau layanan yang telah disediakan oleh banyak pihak ketiga tetapi dalam hal proses transaksinya diatur oleh operator marketplace sendiri. Pada dasarnya pemilik marketplace tidak bertanggung jawab terhadap barang-barang yang dijual oleh pihak ketiga (pedagang) dalam media marketplace ini sebab tugas mereka hanyalah sebatas untuk menyediakan wadah bagi para produsen (pedagang) yang ingin memasarkan produknya dan membantu mereka untuk bertemu dengan konsumen (costumer) sehingga transaksi jual beli menjadi lebih mudah dilaksanakan. Salah satu alasan mengapai marketplace online saat ini sangat terkenal dikalangan masyarakat adalah sebab penggunaannya dapat mempermudah kegiatan masyarakat dan sifatnya memang nyaman. Pada paper kali ini saya akan membahas salah satu marketplace online yang sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat sejak lama yaitu platform tokopedia.
1.2 Tujuan
1.    Untuk mengetahui pengertian dari marketplace online
2.    Untuk mengetahui profil serta platform marketplace online TOKOPEDIA
3.    Untuk mengetahui keunggulan dan prestasi TOKOPEDIA
4.    Untuk mengetahui profil founder dari TOKOPEDIA
5. Untuk mengetahui masalah-masalah yang di hadapi founder TOKOPEDIA selama merintis TOKOPEDIA









BAB II
LANDASAN TEORI

2.1  Profil TOKOPEDIA
TOKOPEDIA adalah salah satu perusahaan teknologi berbasis online milik Indonesia yang dapat digunakan sebagai wadah bagi setiap individu maupun toko kecil serta perusahaan dagang untuk mengelola perdagangannya dalam market place ini. TOKOPEDIA dapat diakses melalui situs web yaitu www.tokopedia.com dan dapat juga diakses melalui aplikasi di telepon seluler yang harus di download terlebih dahulu melalui playstore di telepon seluler individu. TOKOPEDIA ini sebenarnya dapat digunakan sebagai wadah jual beli, setiap individu dapat menjadi pedagang dalam market place ini dan dapat juga sebagai costumer (konsumen).
TOKOPEDIA telah didirikan sejak tanggal 6 Februari 2009. Sejak diluncurkan, layanan dasar Tokopedia dapat digunakan oleh semua orang secara gratis. Dengan visi "Membangun sebuah ekosistem dimana siapa pun bisa memulai dan menemukan apapun. Tokopedia telah memberdayakan jutaan pedagang dan konsumen untuk berpartisipasi dalam masa depan perekonomian. Tokopedia secara konsisten mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perorangan untuk mengembangkan usaha mereka dengan memasarkan produk secara daring.

2.2  Keunggulan dan Prestasi TOKOPEDIA
TOKOPEDIA saat ini telah menjadi perusahaan berstatus unicorn dengan valuasi lebih dari 1 miliar. Tak sebatas sampai disitu, TOKOPEDIA juga berhasil meraih berbagai penghargaan dalam tingkat nasional juga internasional misalnya reward "ANDROID EXCELLENCE APPS" sebagai aplikasi terbaik pilihan google di playstore. Sepanjang tahun 2018, TOKOPEDIA memiliki beberapa pencapaian yang patut dibanggakan. Selain menjalin lebih banyak kerjasama untuk semakin mendorong demokratisasi perekonomian di Indonesia, di 2018 juga ada banyak kegiatan dan promo menarik yang dilakukan oleh TOKOPEDIA, seperti Festival KEBUT, rangkaian kegiatan MAKERFEST, Ramadan Ekstra, dan masih banyak lagi.
Sebagai perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia dengan platform marketplace, teknologi keuangan, produk digital, logistik serta pembayaran, TOKOPEDIA selalu berinovasi menghadirkan produk-produk yang berfokus untuk memudahkan hidup masyarakat. TOKOPEDIA hadir untuk menciptakan peluang dan membantu masyarakat untuk mendapatkan lebih. Dengan misi pemerataan ekonomi di Indonesia secara digital, TOKOPEDIA mempermudah hidup penggunanya, membantu mereka mencapai mimpi, dan juga mendukung perkembangan Indonesia dalam mencapai perekonomian yang lebih inklusif.
2.3  Profil Founder TOKOPEDIA

Pencipta dari TOKOPEDIA ini adalah seorang pengusaha Indonesia yaitu William Tanuwijaya, lahir di Pematangsiantar tanggal 11 November 1981, saat ini berusia 38 tahun. Setelah beliau menamatkan masa sekolahnya, neliau melanjutkan kuliahnya ke Jakarta namun pada tahun kedua perkuliahannya ayahanda beliau jatuh sakit sehingga beliau harus bekerja part time sehingga akhirnya beliau masuk ke dunia online dan mengantarkan beliau untuk meluncurkan TOKOPEDIA dan tentunya banyak halangan yang harus beliau atasi sehingga dapat mencapai tingkat kejayaannya sampai saat ini.


Kejayaan dari perusahaan ini mengantarkan William menjadi salah satu pengusaha muda yang berhasil di tanah air dan salah satu reward yang pernah diraih adalah "YOUNG GLOBAL LEADERS" tahun 2016 sebagai salah satu pengusaha muda yang berpengaruh di dunia. Sebenarnya ide tentang pembangunan TOKOPEDIA ini sudah muncul sejak 2007 namun WIlliam tidak memiliki modal yang cukup sehingga beliau harus mengajak temannya untuk berpartner yaitu Leontinus Alpha Edison merintis pada tanggal 6 Februari 2009. Waktu pengembangan TOKOPEDIA, membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan. Tepat pada ulang tahun Indonesia yang ke 64 (17 Agustus 2009), William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison merilis TOKOPEDIA. TOKOPEDIA boleh dibilang memiliki perkembangan jumlah penjual dan pembeli yang cukup bagus. Pada tahun pertamanya, TOKOPEDIA mendapatkan suntikan investasi. Prestasi di tahun pertamanya, Tokopedia mendapatkan penghargaan dari Bubu Awards sebagai startup e-commerce terbaik di Indonesia.
2.4  Masalah yang di Hadapi
William Tanuwijaya sempat sharing bahwa saat awal mendirikan TOKOPEDIA, Beliau banyak diremehkan orang. Banyak orang yang menolak ide bisnis yang disodorkan William Tanuwijaya. Modal pertamanya dijalankan dengan cara mencari modal sendiri dan suntikan dana dari bos. Dengan modal seadanya, TOKOPEDIA berjalan dengan usaha yang maksimal. Tak lama investor mulai berdatangan, salah satunya East Ventures. Sejak tahun 2010, Tokopedia selalu mendapat investasi dari asing, seperti East Ventures (pada 2010), Cyber Agent Ventures (2011), Beenos (2012), dan Soft Bank (2013).


BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan
1.  Pada tahun-tahun awal TOKOPEDIA, William berusaha mendanai bisnisnya sendiri. Walaupun hal ini tidak mudah, tetapi bukan tidak mungkin untuk dijalankan.
2.  Mampu memberikan rasa aman kepada pemangku kepentingan (stake holder), seperti penjual, pembeli dan investor. Buktinya William dipercaya oleh investor, dengan pendanaan setiap tahun.
3.  Memberikan solusi yang baik untuk Bangsa Indonesia. TOKOPEDIA memberikan harapan kepada masyarakat Indonesia untuk dapat meningkatkan pendapatannya dan mempermudah akses untuk menjual barang-barang secara online.
3.2 Saran
1.  Memulai sesuatu dengan ide sederhana, mengatasi permasalahan secara langsung (bisnis online yang rawan penipuan) dan didukung dengan riset.
2.  Pantang menyerah saat mengalami kesulitan, terlebih saat fase-fase mengumpulkan pendanaan (funding).
3.    Mau memperjuangkan mimpi